0 0
Read Time:2 Minute, 27 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Daftar Barang yang Harganya Jadi Lebih Mahal Gara-Gara Rupiah Melemah | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah terus terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS) Pelemahan rupiah ini akan membuat biaya impor melonjak sehingga membebani konsumen dalam negeri. Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda pada perdagangan Senin (18/5/2026) pukul 11.08 WIB, rupiah ambruk 1,15% ke Rp 17.660/US$1.

Pelemahan ini berpotensi membuat berbagai barang impor menjadi lebih mahal, mulai dari pangan hingga produk teknologi dan kendaraan listrik. Kenaikan biaya impor terjadi karena sebagian besar transaksi perdagangan internasional menggunakan dolar AS.

Kenapa ini penting?

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan sejumlah komoditas impor nonmigas utama Indonesia masih didominasi produk pangan dan bahan baku industri. Untuk kelompok pangan, impor terbesar antara lain gandum, ampas kedelai untuk pakan ternak, gula mentah, biji kakao, hingga kedelai. // Pelemahan rupiah berpotensi meningkatkan biaya produksi industri makanan dan minuman, termasuk pakan ternak dan produk olahan berbasis tepung. Tempe yang selama ini dilabeli sebagai makanan rakyat juga terancam mengalami kenaikan harga.

Sementara itu, kelompok non-pangan didominasi barang bernilai tinggi seperti emas, smartphone, komponen semikonduktor, perangkat komunikasi, kendaraan listrik (EV), laptop, hingga alat berat. Jika pelemahan rupiah berlangsung lama, harga barang elektronik impor dan kendaraan listrik di pasar domestik berpotensi ikut terdorong naik karena tingginya ketergantungan terhadap komponen dan produk luar negeri. //

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *