Equityworld Futures Medan – Menyoroti Bos BI Pede Rupiah Perkasa Lagi Juli-Agustus 2026, Ini Alasannya! | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan nilai tukar rupiah akan kembali menguat pada Juli hingga Agustus 2026. Hal ini diyakininya karena ada faktor teknikal dari global dan domestik. “Seasonality Juli-Agustus (2026) akan menguat. Faktor teknikal ada faktor global dan domestik,” kata Perry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (18/6/2026).
Perry mengatakan pelemahan rupiah secara tahun kalender (year to date/ytd) belum mencapai Rp 17.000, yakni tepatnya Rp 16.800 per dolar AS. Adapun, pernyataan ini disampaikan Perry saat merespons permintaan Komisi XI DPR RI. DPR meminta BI untuk berupaya membalikkan nilai tukar rupiah mendekati level Rp 16.500 per dolar AS. Besaran ini sesuai dengan asumsi makro dalam APBN 2026.
Kenapa ini penting?
Adapun, permintaan ini disuarakan oleh Ketua Komisi XI DPR RI M.Misbakhun. “Nah kita meminta karena ini kita menyepakati seperti kata Pak Gubernur BI bahwa tadi ditetapkan di Rp 16.500 (per dolar AS), tolong dikembalikan ke arah mendekati sana,” ujar Misbakhun. Hal ini beralasan karena jika rupiah bergerak jauh di atas level asumsinya, maka stabilisasi nilai tukar akan sulit. Sementara itu, transmisi pelemahan nilai tukar akan mempengaruhi berbagai aspek di perekonomian masyarakat, a.l. inflasi, pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat. Adapun, nilai tukar rupiah saat ini mengalami pelemahan.
Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul 15.00 WIB melemah 1,03% ke level Rp17.640 per dolar AS. Tekanan tersebut lebih dalam dibandingkan posisi pembukaan pagi ini, ketika rupiah dibuka melemah 0,97% di posisi Rp17.630 per dolar AS.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Antam tak Bergerak, Simak Rincian Lengkap per Gram Hari Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Tak Perlu Antre Tiket dan Susun Itinerary, SatuSatu Hadirkan Bali All-Access Pass untuk Wisatawan | Equityworld EWF Medan
- → Astranauts 2026: Akselerasi Transformasi Digital untuk Memperkuat Ekonomi Nasional | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
