0 0
Read Time:2 Minute, 58 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Harga Emas di Ujung Tanduk: Turun Bentar atau Mau Jatuh ke Jurang? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Usai babak belur pada perdagangan kemarin, harga emas dan perak memasuki fase yang sangat menantang. Kombinasi inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih panas, lonjakan imbal hasil obligasi, penguatan dolar AS, hingga memudarnya harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve menjadi faktor utama yang menekan harga pada pekan lalu. Merujuk data Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$4.538,01 per troy ons pada perdagangan Jumat (15/5/2026).

Harga ini anjlok 2,40% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Secara mingguan, harga emas juga melemah tajam 3,74% pada pekan lalu atau terburuk sejak pekan kedua Maret 2026. Pada hari ini, Senin (18/5/2026), harga emas mulai membaik. Pada Senin pukul 06.29 WIB, harga emas dibanderol US$ 45349,36 per troy ons atau menguat 0,25%.
// Jika sebelumnya emas melesat karena ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, kini narasi tersebut nyaris lenyap setelah tiga data inflasi AS berturut-turut keluar lebih tinggi dari perkiraan.

Kenapa ini penting?

Kondisi ini memaksa pelaku pasar membongkar posisi bullish mereka. Emas yang sempat menjadi primadona safe haven kini menghadapi tekanan berat dari melonjaknya yield obligasi AS dan dolar yang semakin perkasa. Secara teknikal, emas saat ini bergerak dalam fase konsolidasi. Harga tertahan di area resistance US$4.710-US$4.730 per troy ons, sementara support penting berada di kisaran US$4.670 hingga US$4.640. Jika resistance berhasil ditembus, emas berpeluang kembali menguji level US$4.740-US$4.770.

Tapi jika support jebol, harga dapat tergelincir ke US$4.600 per troy ons. Level yang paling diperhatikan pelaku pasar adalah US$4.481,78, yakni sekitar 20% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di US$5.602,23. Jika emas ditutup di bawah level ini, secara teknikal logam mulia tersebut resmi masuk ke wilayah bear market.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *