Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Video: MSCI Depak 18 Saham,Pelaku Pasar Yakin RI Tetap Emerging Market | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Pasar keuangan Indonesia tengah dihantam 2 sentimen besar usai perusahaan riset yang menyediakan indeks dan data pasar saham global yakni MSCI (Morgan Stanley Capital International) mengumumkan rebalancing saham Indonesia dan mengeluarkan 18 Saham dari Indeks MSCI. Di sisi lain, gejolak perang Timur Tengah yang belum usai telah menekan perekonomian global termasuk Indonesia, Dimana kenaikan harga energi dan pangan telah dirasakan oleh banyak negara seperti Amerika Serikat yang berdampak pada lonjakan inflasi hingga ancaman resesi. Di Indonesia kondisi ini dikhawatirkan akan menekan APBN karena harus menanggung lonjakan subsidi energi mengingat ketergantungan RI terhadap impor BBM hingga LPG masih sangat besar. Merespons berbagai tekanan eksternal dan internal ini, pasar keuangan RI dihantam capital outflow yang besar dan efeknya IHSG terus mengalami tekanan hingga pada perdagangan Rabu (13/05) harus ambles ke level 6.700-an dan Rupiah menyentuh level terendah sepanjang sejarah di Rp 17.530 per Dolar AS.
Chief Executive Officer Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya menilai penurunan IHSG hari ini sebagai dampak keluarnya 18 saham RI dari daftar konstituen MSCI dimana asing sudah keluar dari pasar RI mencapai RP 50 Triliun (ytd). Di tengah tekanan pasar yang masih sangat besar ini, Bernadus meyakini Indonesia tidak akan dikeluarkan dari emerging market menuju frontier market mengingat kondisi ekonomi RI yang masih sangat kuat. Meski demikian pelaku pasar menanti aksi nyata pemerintah dan Otoritas bursa maupun otoritas moneter dalam menjaga kepercayaan pasar maupun pengelolaan APBN.
Apa manfaatnya?
Seperti apa analisa tekanan di pasar keuangan RI?
Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Chief Executive Officer Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya dalam Power Lunch, PT Equityworld Futures (Rabu, 13/05/2026)
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Investasi Ini Diramal Cuan di Tahun Kuda Api
- → Saham Melambung Ribuan Persen, Laba MORA Cuma Naik 23% | Equityworld EWF Medan
- → BI Jaga Rupiah di Tengah Konflik Akibat Serangan ke Iran | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
