Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: BEI Buka Suara Soal Dugaan Fraud Laporan Keuangan Telkom (TLKM) | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan monitoring terhadap PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) terkait investigasi yang dilakukan oleh regulator bursa Amerika Serikat (AS) terkait isu dugaan fraud laporan keuangan. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, BEI telah melakukan serangkaian tindakan pemantauan dan pengawasan melalui pelaksanaan dengar pendapat dengan Perseroan pada 8 April 2026. “Telah menyampaikan beberapa permintaan penjelasan atas case yang dialami oleh Perseroan serta berkoordinasi dengan OJK,” ujarnya kepada wartawan Selasa (12/5/2026). Bursa akan selalu memantau case Perseroan tersebut dan melakukan tindakan pengawasan yang diperlukan. “Kami juga mengharapkan publik untuk selalu memperhatikan setiap Keterbukaan Informasi yang disampaikan oleh Perseroan atas perkembangan Perseoran,” imbuhnya. Berdasarkan keterbukaan informasi pada tanggal 5 Mei 2026, perseroan telah membentuk Direktorat Legal & Compliance serta Chief Integrity Officer (CIO) untuk memperkuat fungsi hukum, kepatuhan, tata kelola, integritas proses bisnis, serta pengawasan internal.
TLKM juga menyampaikan bahwa investigasi SEC dimulai sejak Oktober 2023 terkait proyek BAKTI Kominfo, kemudian berkembang mencakup isu akuntansi dan pengungkapan. Sejak Mei 2024, DOJ juga meminta informasi terkait Foreign Corrupt Practices Act (FCPA). “Perseroan menegaskan bahwa karena saham tercatat di New York, Perseroan tunduk pada ketentuan pasar modal Amerika Serikat, termasuk FCPA,” ungkap manajemen. Perseroan mengaku juga menyampaikan kebijakan clawback telah berlaku efektif sejak 30 Mei 2023. “Sampai saat ini Perseroan menyampaikan belum menerima pemberitahuan resmi terkait gugatan class action,” sebutnya. manajemen Telkom menegaskan bahwa evaluasi atas aset drop cable dan last mile telah selesai, dengan kesimpulan berupa perubahan kebijakan akuntansi yang akan diterapkan secara retrospektif pada laporan tahun buku 2025.
TLKM juga menyampaikan telah mengajukan Notification of Late Filing kepada SEC pada 30 April 2026 dan membutuhkan tambahan waktu untuk penyampaian Form 20-F tahun 2025.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180 | Equityworld EWF Medan
- → OJK Terima 4 Paket Calon Direksi BEI | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik | Equityworld EWF Medan
