Equityworld Futures Medan – Alasan LPEM UI Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
PENELITI di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menemukan ada ketidaksinkronan data pertumbuhan ekonomi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Sehingga mereka meragukan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2026 yang mencapai 5,61 persen. Analisis soal data pertumbuhan ekonomi tersebut dimuat dalam laporan bertajuk ‘Pertumbuhan PDB Indonesia-Kuartal Pertama 2026: Di Balik Angka 5,61 Persen’ yang dirilis pada 11 Mei 2026. LPEM UI menemukan ada ketidaksesuaian berdasarkan data internal BPS sendiri.
Salah satunya adalah inkonsistensi data pertumbuhan industri manufaktur dan sektor penyokong, yakni sektor listrik air dan gas. Sektor manufaktur tumbuh positif 5,04 persen pada triwulan I 2026. Sedangkan sektor listrik, gas dan air mencatat pertumbuhan nilai tambah riil negatif 0,99 persen.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Saham Sawit Dapat Berkah Ramadan dan Tarif AS, JARR-BWPT Layak Dilirik?
- → Pengendali INET Serok 40,96 Juta Saham, Rogoh Kocek Segini | Equityworld EWF Medan
- → Jepang Bantu Pasokan Minyak Asia Tenggara Lewat Pinjaman Rp171,34 T | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
