0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Ramai-Ramai Asia Tendang Dolar AS, Kenapa Rupiah Sendiri yang Kalah? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Mata uang Asia ramai-ramai menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tapi rupiah justru ambruk. Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan terakhir pekan ini dengan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Jumat (8/5/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.360/US$.

Pelemahan ini sekaligus mematahkan tren penguatan rupiah dalam dua hari perdagangan beruntun sejak Rabu. Pelemahan ini berbanding terbalik dengam mata uang Asia lainnya.Meskipun banyak mata uang Asia melemah pada Jumat tetapi dalam sepekan ini pergerakannya sangat kencang.

Ringgit Malaysia mampu menguat 1,25% terhadap dolar AS pekan ini. Begitu pula dengan peso Filipina hingga dong Vietnam. Penguatan mata uang Asia ini ditopang oleh melemahnya dolar AS. Indeks dolar ambruk ke level 97 atau terendah sejak awal Maret 2026. Kondisi ini menandai jika investor tengah ramai menjual investasi denominasi dolar dan berburu instrument lainnya, terutama di Emerging Markets.
//

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *