Equityworld Futures Medan – Update pasar: Video: Perang Tekan Ekonomi, Multifinace Incar Pembiayaan Syariah-EV | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures- 2026 yang diharapkan menjadi tahun pemulihan dan pertumbuhan bisnis pembiayaan justru menjadi tahun penuh tantangan bagi industri multifinance. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Direktur Utama CSUL Finance, Suwandi Wiratno Siahaan di tahun 2025 pertumbuhan bisnis multifinance di bawah 1% sehingga tahun 2026 menjadi harapan bagi upaya mendorong bisnis pembiayaan. Tapi perang Timur Tengah yang melibatkan AS- Isral dengan Iran memberi dampak negatif bagi ekonomi dan dunia usaha.
Per Februari utang pembiayaan multifinance tumbuh 1,1% ditopang pembiayaan modal kerja dan modal usaha dan piutang pembiayaan syariah. Sementara pembiayaan investasi tumbuh negatif imbas pemangkasan RKAB batu bara dan nikel sehingga perusahaan tambang menunda ekspansi bisnis yang berimbas ke permintaan pembiayaan. Seperti apa prospek dan tantangan serta bagaimana strategi peluang bisnis pembiayaan hadapi 2026?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Direktur Utama CSUL Finance, Suwandi Wiratno Siahaan dalam Power Lunch, PT Equityworld Futures (Jum’at, 24/04/2026)
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Sebut Lebih Mahal dari Nvidia | Equityworld EWF Medan
- → Sempat Dicekal Masuk China, Menlu AS Marco Rubio Bakal Dampingi Trump Kunjungan ke Beijing | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Tembus US$100, Saatnya RI Gaspol B50? | Equityworld EWF Medan
