Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Kabar Buruk: Harga Emas Ambruk, Dunia Cemas Tunggu Aba-Aba dari AS | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dan perak melandai karena minimnya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran. Pasar juga menyoroti sejumlah rapat bank sentral penting pekan ini guna melihat dampak ekonomi dari konflik tersebut. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (27/4/2026) ditutup di posisi US$4681,85 per troy ons atau ambruk 0,57%.
Pelemahan ini menyeret emas kembali ke level US$ 4600. Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 6 April 2026. Harga emas mulai membaik pada hari ini.
Apa manfaatnya?
Pada Selasa (28/4/2026) pukul 06.31 WIB dibanderol di US$ 4689,79 atau menguat 0,17%.
// Lambatnya negoisasi membuat harga minyak tetap tinggi dan kekhawatiran inflasi meningkat. Harga minyak naik pada Senin karena AS dan Iran masih berada dalam kebuntuan. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 2,09% menjadi US$96,37 per barel, sementara minyak acuan internasional Brent melonjak 2,75% menjadi US$108,23 per barel “Apa yang kita lihat adalah pasar masih meragukan bahwa kesepakatan kuat untuk membuka kembali Selat Hormuz akan tercapai dalam waktu dekat.
Itu menjadi masalah bagi emas dan perak,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, dikutip dari Reuters. Sumber mediasi dari Pakistan mengatakan upaya menjembatani perbedaan antara AS dan Iran masih berlangsung, setelah Presiden Donald Trump membatalkan perjalanan para utusannya dan menyebut Iran harus menghubungi jika ingin mencapai kesepakatan. “Dengan inflasi dua kali lipat dari target, akan sangat sulit bagi bank sentral AS memangkas suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, dan itu negatif bagi emas,” tambah Melek.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BEI Resmi Ubah Aturan Free Float Menjadi Minimal 15 Persen | Equityworld EWF Medan
- → Sempat Dicekal Masuk China, Menlu AS Marco Rubio Bakal Dampingi Trump Kunjungan ke Beijing | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Melesat 1% Lebih Ditopang Kinerja Saham Ini | Equityworld EWF Medan
