0 0
Read Time:3 Minute, 14 Second

Equityworld Futures Medan – Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah ditutup di level terendah sepanjang masa terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.280/US$ atau terdepresiasi 0,64%.

Level ini sekaligus menjadi posisi penutupan terlemah rupiah sepanjang masa yang baru. Sepanjang perdagangan, rupiah memang sudah dibuka melemah pada pagi hari, yakni turun 0,21% ke level Rp17.210/US$. Tekanan terhadap rupiah kemudian terus membesar seiring berjalannya perdagangan. Bahkan, mata uang Garuda sempat menyentuh Rp17.320/US$ sebelum akhirnya sedikit memangkas pelemahan hingga penutupan.

Bagaimana cara kerjanya?

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih berada di zona hijau dengan penguatan 0,07% ke level 98,658. // Pelemahan rupiah sepanjang perdagangan hari ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang kembali mendorong permintaan terhadap dolar AS. Dolar menguat mendekati level tertinggi dalam sekitar satu setengah pekan, di tengah kebuntuan antara Iran dan Amerika Serikat serta belum terlihatnya kemajuan berarti dalam perundingan damai. Ketegangan tersebut ikut mendorong harga minyak kembali menembus US$100 per barel, sehingga membebani sentimen pasar global. Situasi memanas setelah Teheran menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu, sementara Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa ada kepastian kapan pembicaraan damai akan dimulai kembali.

Kedua pihak juga masih terbelah dalam sejumlah isu utama, mulai dari gencatan senjata, blokade, isu nuklir, hingga kendali atas Selat Hormuz. Akibatnya, jalur strategis tersebut secara efektif masih terganggu dan memicu guncangan energi yang memberi tekanan pada perekonomian global.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, ambrolnya rupiah hari ini masih dipicu sentimen negatif pelaku pasar terhadap dinamika konflik di Timur Tengah, serta harga minyak yang terus bergejolak. tekanan terhadap rupiah juga diperparah oleh tingginya permintaan dolar AS di dalam negeri, seiring masuknya periode musiman pembayaran dividen. “Selain isu harga minyak dan kondisi di Timur Tengah, ada seasonal demand juga untuk pembayaran dividen,” kata David kepada PT Equityworld Futures, Kamis (23/4/2026). Sementara itu, Kepala Ekonom dan Riset Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai pergerakan ini juga mencerminkan langkah Bank Indonesia yang melakukan stabilisasi kurs secara lebih terukur.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *