Equityworld Futures Medan – Menyoroti Deretan Dampak Ekonomi Akibat Blokade AS di Selat Hormuz | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
AMERIKA Serikat telah memblokade militer terhadap Selat Hormuz di tengah ketegangan yang meningkat dengan Iran sejak Senin, 13 April 2025. Ekonom sekaligus ekonomi Universitas Pembangunan Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat memperkirakan hal tersebut bakal berdampak terhadap perekonomian global dan domestik. Dampak terhadap perekonomian itu muncul dari kenaikan biaya produksi dan gangguan pasokan logistik imbas blokade AS di jalur vital perdagangan energi dunia ini. “Bagi dunia usaha di Indonesia, transmisi ini bukan hanya soal harga bensin di SPBU, melainkan lonjakan biaya bahan baku industri yang sebagian besar masih harus diimpor menggunakan transportasi laut,” kata Achmad lewat keterangan tertulis pada Rabu, 15 April 2026.
Akibatnya, kata Achmad, margin keuntungan perusahaan semakin tertekan dan pada akhirnya memaksa perusahaan melakukan efisiensi. Dalam skenario terburuk, kondisi ini bisa berujung pada pengurangan tenaga kerja.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Ekonom Mandiri Ramal BI Pangkas Suku Bunga 2 Kali Tahun Ini | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Kemenko Perekonomian: Tak Semua Produk AS Wajib TKDN
- → Bursa Asia Rontok Berjamaah Pagi Ini, Dunia Makin Cemas | Equityworld EWF Medan
