Equityworld Futures Medan – Update pasar: Riyal Tak Melemah 40 Tahun, Apa Rahasia Arab Saudi Jinakkan Dolar? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Riyal Arab Saudi menjadi salah satu mata uang paling stabil di dunia terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Saat banyak mata uang global bergerak naik turun melawan greenback, riyal justru nyaris tidak berubah selama hampir empat dekade terakhir. Melansir data Refinitiv, sejak 1987 hingga 2026 atau hampir 40 tahun, nilai tukar riyal Arab Saudi bergerak sangat stabil di sekitar level 3,75 riyal per dolar AS.
Dalam periode tersebut, riyal hanya bergerak di rentang 3,68-3,79 per dolar AS. Bahkan jika melihat posisi penutupan tahunannya, pergerakan riyal jauh lebih sempit. Sepanjang 1987-2026, kurs penutupan riyal hanya berada di kisaran 3,74 – 3,75 per dolar AS.
Artinya, dalam hampir 40 tahun, riyal praktis tidak mengalami gejolak besar terhadap dolar AS. Kondisi ini sangat berbeda dibandingkan banyak mata uang negara lain, termasuk negara berkembang, yang kerap melemah atau menguat tajam mengikuti sentimen global, arus modal asing, inflasi, suku bunga, hingga kondisi neraca perdagangan.
Apa manfaatnya?
Stabilitas riyal bukan terjadi tanpa sebab. Peran bank sentral Arab Saudi, yakni Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA) menjadi pembeda. Mengutip Bank for International Settlements (BIS), Arab Saudi menerapkan sistem nilai tukar tetap atau fixed exchange rate terhadap dolar AS.
Dengan sistem ini, riyal tidak dibiarkan bergerak bebas mengikuti pasar. Nilainya dijaga secara aktif oleh otoritas moneter Arab Saudi. // Kebijakan patokan riyal terhadap dolar AS mulai menjadi jangkar dalam stabilitas mata uang Arab Saudi sejak pertengahan 1980-an. Sejak Juni 1986, riyal dipatok di sekitar 3,75 per dolar AS. mulai 1987, data pergerakan riyal terlihat sangat stabil dari tahun ke tahun.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Ekonom: Bank Indonesia Perlu Naikkan Suku Bunga Acuan | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya Kasih Bukti Ekonomi RI Tak Seburuk Narasi di Medsos | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660 | Equityworld EWF Medan
