Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Tingkatkan Free Float, Prajogo Pangestu Lepas 625 Juta Saham CUAN | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Konglomerat Prajogo Pangestu melakukan aksi penjualan saham emiten batu bara miliknya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Dalam keterbukaan informasi, taipan petrokimia itu melaporkan telah melepas 625,62 juta saham CUAN. Dengan harga jual Rp1.177 per saham, Prajogo meraup Rp736,36 miliar dari transaksi divestasi tersebut. Transaksi ini dilakukan pada 9 April 2026 lalu. “Tujuan transaksi, menambah saham Free Float,” kata Prajogo dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (10/4/2026).
Sebelum transaksi ini, kepemilikannya di CUAN sebanyak 93,77 miliar atau setara 83,42%. Usai transaksi, porsi kepemilikan saham Prajogo tersisa 93,15 miliar atau setara 82,86%. Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mendorong jumlah free float saham perusahaan terbuka sebesar minimal 15%. Hal ini dilakukan guna mereformasi pasar modal RI yang disorot MSCI dan mengalami gejolak pada Januari lalu.
Apa manfaatnya?
Sementara itu, OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah merilis data High Shareholding Concentration (HSC). Keterbukaan data ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan investor di pasar modal dengan menampilkan daftar emiten yang kepemilikan sahamnya terkonsentrasi secara dominan pada segelintir pihak.
Berdasarkan metodologi penentuan struktur kepemilikan per tanggal 31 Maret 2026, terdapat sembilan emiten yang mencatatkan kepemilikan tunggal di atas 95%. Di antaranya, ada saham emiten EBT milik Prajogo, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN). Tingkat konsentrasi kepemilikan di BREN sebesar 97,31%.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Asing Gencar Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah dan Turun ke 6.900 | Equityworld EWF Medan
- → Perang Cadangan Emas Dimulai: China Borong, Filipina Obral
- → Video:Awal Pekan, IHSG Melemah Lebih 1% – Rupiah Anjlok Lawan Dolar AS | Equityworld EWF Medan
