0 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Pengusaha Makin Terhimpit Pelemahan Nilai Tukar Rupiah | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

MATA uang rupiah masih diperdagangkan di kisaran 17.070 per dolar Amerika Serikat pada Kamis, 9 April 2026. Mengutip data Trading Economics, pada Kamis pukul 10.00 rupiah tercatat 17.073 per dolar AS.

Rupiah konsisten di level 17 ribu per dolar AS sejak awal pekan ini, bahkan sempat teperosok ke level 17.100 per dolar AS. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menyatakan pelemahan nilai tukar ini sangat berdampak negatif bagi pelaku usaha. “Kami sangat concern pelemahan yang terjadi terus persisten,” ucapnya kepada Tempo, dikutip Kamis, 9 April 2026. Menurut Shinta, pelemahan rupiah berdampak pada kenaikan inflasi yang disebabkan kenaikan biaya produksi alias cost push inflation.

Ini khususnya terjadi pada pelaku usaha di sektor manufaktur. Sebab, industri manufaktur umumnya menggunakan komponen input produksi impor. Saat dolar menguat, biaya impor akan meningkat.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *