0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Equityworld Futures Medan – Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,7 Persen | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Bank Dunia atau World Bank memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 4,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Sebelumnya, atau pada Oktober 2026, World Bank memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 4,8 persen terhadap PDB. Perubahan proyeksi tersebut dipaparkan dalam publikasi East Asia and Pacific (EAP) Economic Update edisi April 2026.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan melambat menjadi 4,7 persen, karena hambatan dari kenaikan harga minyak dan sentimen penghindaran risiko,” demikian dikutip dari laporan yang dirilis World Bank pada 8 April 2026 tersebut. Angka ini juga lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,1 persen. Sedangkan pada 2027, World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal lebih tinggi atau mencapai 5,2 persen. Dalam catatannya, Bank Dunia menyatakan pertumbuhan ini didukung oleh investasi Danantara dan pelonggaran kebijakan moneter.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *