Equityworld Futures Medan – Update pasar: Soal Sosok Calon Direksi BEI, Danantara: Harus Market Friendly | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memberikan pandangannya terhadap calon Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026-2030. Chief Investment Officer Pandu Sjahrir mengatakan, semua sosok yang mengajukan diri memiliki rekam jejak yang bagus. “Saya rasa semua namanya bagus-bagus kok, profesional semua,” ujarnya saat ditemui di menara Bank Mega Jakarta, dikutip Rabu (8/4/2026). Menurutnya, sosok yang memiliki rekam jejak yang baik dan mendukung pertumbuhan industri pasar modal hingga memberikan kepastian bagi para investor. “Saya rasa selama pemilihan profesional, orang-orang yang profesional punya track record yang bagus, itu juga penting, dan market friendly,” tuturnya.
Sebagai informasi, Oki Ramadhana yang menjabat sebagai Direktur Utama Mandiri Sekuritas dikabarkan maju sebagai calon Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026-2030 bersama empat paket calon direksi lainnya. Artinya, kini ada lima paket calon jajaran direksi yang akan memimpin lembaga pengaturan di industri pasar modal Tanah Air.
Kenapa ini penting?
Paket kelima dipimpin oleh Oki Ramadhana yang mencalonkan diri sebagai Direktur Utama BEI bersama enam sosok lainnya. Antara lain, Wuddy Darsono sebagai calon Direktur Pengembangan BEI, Stephanus Turangan sebagai calon Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI. Bernardus Sumargo sebagai calon Direktur Penilaian BEI, Poltak Hotradero sebagai calon Direktur Keuangan SDM dan Umum, Syafruddin sebagai calon Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko, dan Yoga Mulya sebagai calon Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan. Sejumlah nama kuat dari kalangan pasar modal, perbankan, hingga korporasi nasional muncul dalam tiga paket yang berdar sebagai calon direksi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap perkembangan proses pencalonan direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh anggota bursa (AB). Regulator menyebut telah mengantongi pihak-pihak yang memenuhi syarat untuk mengusung paket calon direksi bursa.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Selat Hormuz Nyaris Lumpuh, 150 Kapal Tanker Berhenti Beroperasi Bikin Pasar Minyak Kian Bergejolak | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Inflasi Tahunan pada Maret 2026 Capai 3,48 Persen | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini Jatuh
