0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Iran-Israel dan AS Masih Panas, Harga Minyak Masih di Atas US$112 | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia masih bertahan di level tinggi pada perdagangan Selasa (31/3/2026) pagi, di tengah eskalasi konflik yang kian panas di Timur Tengah. Per pukul 09.40 WIB, harga minyak jenis Brent tercatat di US$112,32 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$102,53 per barel, mengutip data Refinitiv. Secara pergerakan harian, harga minyak memang cenderung bergerak tipis dibandingkan posisi sehari sebelumnya. Tapi jika ditarik lebih panjang, tren kenaikan masih terlihat jelas.

Dalam sepekan terakhir, Brent telah melesat dari kisaran US$99,94 per barel pada 23 Maret menjadi di atas US$112 per barel, sementara WTI naik dari US$88,13 ke atas US$102 per barel menandakan lonjakan tajam dalam waktu singkat. // Kenaikan ini tidak lepas dari memanasnya konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang kini mulai berdampak langsung ke jalur distribusi energi global. Melansir dari Reuters, sebuah kapal tanker minyak raksasa dilaporkan terbakar setelah terkena serangan drone di lepas pantai Dubai.

Bagaimana cara kerjanya?

Kapal tersebut membawa sekitar 2 juta barel minyak-nilai yang mencapai lebih dari US$200 juta pada harga saat ini. Insiden ini menjadi bagian dari rangkaian serangan terhadap kapal-kapal di kawasan Teluk dan Selat Hormuz sejak akhir Februari. Jalur sempit ini bukan sekadar titik geografis biasa-sekitar seperlima pasokan minyak dan gas global melewati wilayah tersebut.

Gangguan sekecil apa pun langsung memicu lonjakan harga dan kepanikan pasar. Di sisi lain, retorika politik juga semakin memperkeruh suasana. Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa pihaknya siap “menghancurkan” infrastruktur energi Iran jika akses Selat Hormuz tidak segera dibuka.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *