Equityworld Futures Medan – Update pasar: Kurs Rupiah Diprediksi Melemah ke Level 16.932 per USD | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
TIM Ekonom Bank Mandiri memprediksi nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.865-Rp 16.932 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, Kamis, 26 Maret 2026. Adapun kemarin rupiah ditutup menguat 0,44 persen di level Rp 16.910 per dolar AS. Sedangkan secara tahun kalender atau year to date, rupiah terdepresiasi sebesar 1,32 persen. Menurut OCE Bank Mandiri, pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026.
Dow Jones menguat 0,66 persen ke level 46.429, sementara S&P 500 menguat 0,54 persen ke level 6.591. “Imbal hasil US Treasury 10 tahun turun 2,77 bps ke 4,33 persen seiring dengan investor yang mencermati perkembangan di Timur Tengah, di tengah semakin tingginya ketidakpastian akan berakhirnya peran Iran,” kata Tim Ekonom Bank Mandiri dalam kajiannya, Kamis, 26 Maret 2026.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Dolar Kini Rp16.910, Wamenkeu Ungkap Efeknya ke Defisit APBN | Equityworld EWF Medan
- → Pantas China Santai Saat Minyak Meledak, Ternyata Simpan 3 Senjata Ini | Equityworld EWF Medan
- → OJK: Suku Bunga Kredit Sudah Turun | Equityworld EWF Medan
