Equityworld Futures Medan – Menyoroti Jelang Pengumuman BI Rate Rupiah Menguat ke Rp16.965 per Dolar | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (17/3/2026), di tengah penantian pasar terhadap pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait suku bunga acuan. Merujuk data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,12% ke level Rp16.965/US$.
Penguatan ini membalikkan posisi perdagangan sebelumnya, saat rupiah ditutup melemah 0,30% di level Rp16.985/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB tercatat menguat ke posisi 99,921 atau naik 0,23%.
Bagaimana cara kerjanya?
Padahal pada perdagangan sebelumnya, indeks ini sempat turun cukup tajam 0,65% ke level 99,712. // Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh hasil RDG Bank Indonesia yang diumumkan siang nanti. Pasar sejauh ini masih meyakini BI akan mempertahankan suku bunga acuannya. Konsensus PT Equityworld Futures yang menghimpun pandangan dari 13 lembaga dan institusi menunjukkan hasil yang seragam. Seluruh responden memperkirakan BI akan kembali menahan BI Rate di level 4,75% pada RDG kali ini. Bank Indonesia diperkirakan masih memilih menahan suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sekaligus memastikan inflasi tetap terkendali.
Pandangan tersebut juga sejalan dengan Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, yang menilai BI masih akan mempertahankan suku bunga pada Maret 2026 di tengah tekanan terhadap rupiah. “Kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada Maret 2026. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang masih berlanjut terhadap rupiah akibat ketidakpastian pasar keuangan global dan dampak meningkatnya tensi geopolitik, yakni perang Iran-Israel dan AS,” ujar Juniman. Dari sisi eksternal, rupiah sebenarnya mendapat sentimen positif dari pelemahan indeks dolar AS pada penutupan perdagangan kemarin. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar mulai melepas dolar AS, sehingga memberi ruang bagi mata uang lain, termasuk rupiah, untuk menguat.
Investor cenderung berhati-hati pada awal pekan ini karena menanti serangkaian keputusan suku bunga dari bank-bank sentral utama dunia, di tengah bayang-bayang konflik AS-Israel dengan Iran. Setidaknya ada delapan bank sentral yang dijadwalkan menggelar rapat kebijakan pekan ini, termasuk The Federal Reserve (The Fed), European Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ).
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Datar, Volatilitas Menunggu Trigger
- → Equityworld EWF Medan | Laba Melejit, Bank Mandiri Bagi Dividen Jumbo? Ini Perkiraannya
- → IHSG Sesi II Anjlok 0,69% ke Level 7.389 | Equityworld EWF Medan
