Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Melemah Seiring Lonjakan Harga Minyak Dunia | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
NILAI tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026, bergerak melemah 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.893 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.886 per dolar AS. Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan kurs rupiah diiringi harga minyak yang sempat melonjak tajam hingga sempat naik melewati 100 dolar AS per barel. “Laporan media menyebutkan dua kapal tanker minyak internasional telah dihantam di dekat Irak.
Laporan lain menunjukkan Oman mengevakuasi terminal ekspor minyak utama, sementara Iran terlihat memblokir Selat Hormuz—jalur pasokan utama untuk sekitar seperlima minyak dunia,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026, sebagaimana dilansir dari Antara.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Realisasi Investasi Sumut Terus Meningkat 3 Tahun Terakhir | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Anjlok 7,89 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Turun Tajam | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Kewajiban Neto Investasi Internasional Naik US$ 26,9 Miliar | Equityworld EWF Medan
