Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Di Tengah Net Sell Rp 2,63 T, Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Ini | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) pada sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa (10/3/2026). Sejumlah emiten sektor energi hingga tambang menjadi incaran utama investor global. Kendati demikian, secara total asing mencatat net sell jumbo pada perdagangan kemarin, yakni Rp 2,63 triliun di seluruh pasar. Berdasarkan data perdagangan, saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) menjadi emiten dengan net foreign buy terbesar yakni mencapai Rp80,2 miliar. Di posisi kedua terdapat saham Medco Energi Internasional (MEDC) yang diborong investor asing sebesar Rp72,9 miliar. saham Adaro Andalan Indonesia (AADI) mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp47,8 miliar.
Saham pertambangan batu bara Bukit Asam (PTBA) juga masuk dalam daftar dengan net foreign buy sebesar Rp25,9 miliar. Aksi akumulasi investor asing ini menunjukkan minat yang masih kuat terhadap saham berbasis komoditas energi, di tengah meningkatnya volatilitas pasar global dan pergerakan harga energi.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan 10 Maret 2026: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) balik menguat pada perdagangan Selasa (10/3/2026) usai anjlok tajam sehari sebelumnya. IHSG yang tercatat sempat melesat 2,2% dan nyaris menyentuh level 7.500 pada awal perdagangan, harus puas memangkas penguatan dan tersisa 1,41% atau naik 103 poin ke 7.440,91 pada akhir sesi kedua. Sebanyak 534 saham naik, 190 turun, dan 93 tidak bergerak.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,19%, Didorong Sektor Utilitas dan Perbankan
- → Diobral! Harga Emas Antam Hari Ini Jatuh Rp 77.000, Waktunya Borong | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Saham Sawit Dapat Berkah Ramadan dan Tarif AS, JARR-BWPT Layak Dilirik?
