Equityworld Futures Medan – Update pasar: 4 Perang dalam 4 Tahun: Batu Bara, Emas Apa Minyak yang Jadi Pemenang? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar komoditas dunia memiliki satu pola yang terus berulang. Setiap krisis geopolitik besar langsung tercermin pada harga energi dan logam mulia.
Pergerakan harga sering muncul dalam hitungan hari setelah konflik dimulai, lalu berubah lagi ketika pasar menilai apakah gangguan pasokan benar-benar terjadi. Data Refinitiv yang dihimpun dari beberapa periode krisis menunjukkan dinamika tersebut dengan jelas, mulai dari perang Rusia-Ukraina pada 2022 hingga eskalasi konflik Timur Tengah pada awal 2026 ini.
Apa manfaatnya?
Perang Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS) meletus pada 28 Februari 2026. Setelah 10 hari perang, tensi mulai melandai, harga komoditas emas, minyak hingga batu bara melonjak.CNBC Indonesia membandingkan pergerakan harga komoditas emas, batu bara dan minyak setelah 10 hari perdagangan perang meletus. Periode pertama terjadi setelah pecahnya Russian invasion of Ukraine pada akhir Februari 2022. Rusia merupakan salah satu eksportir energi terbesar dunia. Risiko sanksi terhadap ekspor minyak Rusia langsung memicu lonjakan harga energi global.
Dalam data 24 Februari hingga 9 Maret 2022, emas naik sekitar 3,39% dari US$1.926 menjadi US$1.991 per troy ons. Harga minyak sempat melonjak tajam hingga mendekati US$130 per barel pada awal Maret sebelum terkoreksi kembali ke kisaran US$111. Batu bara termal Newcastle juga bergerak di level sangat tinggi pada periode tersebut, berada di kisaran US$426 per ton pada 9 Maret yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa kedua. // Kenaikan emas pada periode itu berhubungan dengan arus dana ke aset lindung nilai.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Melemah 201 Poin pada Sesi I, Cek 3 Saham Ini Tetap Perkasa saat Pasar Berdarah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Perang Iran dan Israel Bergejolak, Harga Emas Berpotensi Tembus Level Rp3,4 Juta per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Asing Balik Arah, Ramai-Ramai Borong Saham Ini
