Equityworld Futures Medan – Menyoroti Equityworld EWF Medan | Asing Balik Arah, Ramai-Ramai Borong Saham Ini yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing mencatatkan net foreign buy Rp2,07 triliun di seluruh pasar dalam periode 18-20 Februari 2026. Total nilai beli asing (foreign buy) mencapai Rp20,335 triliun, sementara nilai jual (foreign sell) sebesar Rp18,263 triliun, dengan total transaksi Rp38,598 triliun. Aksi akumulasi terbesar terjadi pada sejumlah saham unggulan lintas sektor, terutama perbankan dan manufaktur.
Impack Pratama Industri (IMPC) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yakni Rp 626 miliar. Rata-rata asing melakukan pembelian di harga 2.031,8. Sepanjang perdagangan pekan lalu, saham IMPC naik 2,58% ke level 2.390. Tapi sejak awal tahun IMPC telah mengalami koreksi 39,19%, setelah menyentuh harga penutupan tertinggi sepanjang masa (ATH) pada 2 Januari 2026. ada tiga bank yang masuk dalam daftar net buy asing terbesar pekan lalu.
Kenapa ini penting?
Pertama Bank Mandiri (BMRI) dengan net buy Rp 620,2 miliar dan diikuti oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 611,9 miliar. Kemudian saham bank digital milk Emtek dan Grab, Super Bank (SUPA) mencatat net buy Rp 361,9 miliar dengan harga beli rata-rata 1.089,7. Seiring dengan aksi beli asing tersebut, saham SUPA naik 9,38% pekan lalu.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar: Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu naik 0,72% atau 59,49 poin ke level 8.271,77.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Bandar Kelelahan, Ini Ramalan Terbaru Harga Emas yang Bikin Deg-Degan
- → Equityworld EWF Medan | Iran-AS Panas, Harga Minyak Membara! RI Menanti Data Genting Hari Ini
- → Libur Imlek, Perdagangan Bursa Tutup 16-17 Februari 2026
