Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rahayu Saraswati Jual 48,97 Juta saham TRIN | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN) Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo melalui entitas PT Satya Devya mengurangi kepemilikan sahamnya di emiten properti tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal 8 Maret 2026, PT Satya Devya melakukan serangkaian transaksi penjualan saham TRIN dalam periode Desember 2025 hingga Februari 2026. Sebelum transaksi dilakukan, kepemilikan saham tercatat sebanyak 182.058.300 saham atau setara dengan 4% hak suara. Setelah penjualan tersebut, kepemilikan turun menjadi 133.086.672 saham atau sekitar 2,92% hak suara. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 48.971.628 saham TRIN yang dilepas dalam beberapa transaksi. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap dengan tujuan transaksi pribadi.
Kenapa ini penting?
Rinciannya, pada 19 Desember 2025 dilakukan penjualan 10.000 saham pada harga Rp850 per saham. pada 30 Desember 2025, dijual 350.000 saham di harga Rp1.135 per saham. Kemudian pada 2 Januari 2026, dilepas 250.000 saham di harga Rp1.250 per saham. Pada 5 Januari 2026, penjualan kembali dilakukan sebanyak 1.300.000 saham pada harga Rp1.395 per saham.
Dua hari kemudian, tepatnya 7 Januari 2026, kembali dilepas 400.000 saham pada harga Rp1.875 per saham. Masih pada Januari, tepatnya 20 Januari 2026, dilakukan penjualan 150.000 saham di harga Rp1.650 per saham. Transaksi terbesar terjadi pada 5 Februari 2026, ketika sebanyak 46.511.628 saham dilepas pada harga Rp1.075 per saham.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Jadi Jangkar Ekonomi RI, Seberapa Perkasa Manufaktur Kita?
- → Misbakhun: Bursa RI Lebih Cuan dari Tetangga, Bikin Asing Datang | Equityworld EWF Medan
- → Begini Modus Mirae dan Sultan Subang Goreng Saham BEBS | Equityworld EWF Medan
