0 0
Read Time:3 Minute, 36 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: IHSG Ambruk 5,2%, Ini Tanggapan Para Analis | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk di awal pekan ini dengan menyentuh level terendah minus -5,2% ke level 7.156. Sebanyak 449 saham turun, 57 naik, dan 158 tidak bergerak dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,5 triliun. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, pergerakan IHSG masih dipengaruhi sentimen negatif dari perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mendorong investor global mengurangi risk appetite dan beralih ke aset safe haven. “Secara teknikal, IHSG berada dalam fase bearish consolidation setelah pola downward bar terbentuk. Di sisi lain, Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif, sementara volume menurun, Tapi RSI sudah jenuh jual,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Fitch Ratings yang menurunkan outlook kredit Indonesia dari “stable” menjadi “negative”, telah menimbulkan kekhawatiran investor terkait arah kebijakan fiskal dan stabilitas makro dari pemerintah. Ia menyebut, para investor dapat fokus pada saham pilihan dengan fundamental solid dan bervaluasi murah. Hal senada juga dikatakan oleh Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus yang mengatakan bahwa Fitch Ratings yang merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun mempertahankan rating di level BBB (investment grade) turut menjadi perhatian investor. “Perubahan outlook ini mencerminkan meningkatnya risiko terhadap prospek fiskal dan kebijakan ekonomi ke depan, terutama di tengah ketidakpastian arah kebijakan serta potensi pelebaran defisit anggaran,” jelasnya.

Apa manfaatnya?

Fitch menyoroti kebutuhan pembiayaan yang lebih besar untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis, yang dinilai dapat meningkatkan tekanan terhadap posisi fiskal apabila tidak diimbangi dengan peningkatan penerimaan negara. lembaga pemeringkat tersebut juga mencermati rasio utang pemerintah yang masih terkendali Tapi berpotensi meningkat, serta beban pembayaran bunga yang relatif tinggi dibandingkan negara lain dengan peringkat setara. “Kami menilai jika disiplin fiskal melemah atau rasio utang meningkat lebih cepat dari perkiraan, risiko penurunan peringkat dapat terbuka. Langkah Fitch ini sejalan dengan keputusan Moody’s yang sebelumnya juga menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif, sehingga menambah sorotan investor global terhadap kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia ke depan,” ungkapnya. Adapun dalam sepekan lalu, IHSG terjun nyaris 8% hanya dalam seminggu, mencatat pelemahan terburuk melampaui MSCI Crash akhir Januari lalu. Ada tiga penyebab yang bikin pergerakan pasar saham Indonesia anjlok. Dalam beberapa waktu terakhir, IHSG tidak hanya dipengaruhi oleh faktor domestik, tetapi juga oleh tekanan eksternal dan perubahan persepsi investor global terhadap Indonesia sebagai destinasi investasi.

Ketegangan geopolitik yang semakin memanas, khususnya di kawasan Timur Tengah, telah mendorong investor global untuk mengambil sikap lebih defensif.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *