0 0
Read Time:2 Minute, 38 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: BEI: 72% Saham di Bursa Masuk Kategori Syariah | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pasar modal syariah dalam lima tahun terakhir tumbuh dengan baik. Hingga saat ini, jumlah saham yang masuk ke dalam kategori saham syariah sebanyak 672 saham dari 956 saham. Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari keseluruhan saham tercatat.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, kapitalisasi pasar saham syariah di pasar modal juga cukup besar yaitu sebesar 56%. Artinya, produk syariah di pasar modal cukup diminati. “Investor syariah 4-5 tahun dari 85 ribu sekarang 220 ribu,” ungkapnya di gedung BEI Jakarta, Senin (9/3/2026). Hal tersebut, kata Jeffrey, mendorong penambahan fitur baru mode syariah pada aplikasi IDX Mobile. Harapannya, dapat memberi kemudahan kepada masyarakat, dalam hal ini calon investor yang ingin mempelajari pasar modal syariah . “Dalam fitur ini ada informasi terkait pasar syariah, sukuk melalui simulasi transaksi saham syariah serta pemahaman mengenai fatwa dan regulasi,” ungkapnya. BEI mencatat, hingga saat ini, pengguna aplikasi IDX Mobile sendiri ada sebanyak 510 ribu. “Artinya dari sekian juta penambahan investor baru ada 510 ribu yang melakukan proses belajar dari IDX Mobile sebelum buka rekening efek dan menjadi investor,” imbuhnya.

Bagaimana cara kerjanya?

Jeffrey menambahkan, harapannya, dengan penambahan fitur mode syariah dapat mendorong pertumbuhan pasar modal syariah di Indonesia. Sebab, sektor keuangan syariah sangat universal. “Kami meyakini nilai-nilai berinvestasi secara syariah sifatnya universal.

Inklusifitas pasar modal syariah tak terbatas pada agama tertentu tapi inklusifitas bisa di setiap kalangan yang mau investasi dengan prinsip manajemen risiko yang jauh lebih baik,” tutupnya.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *