Equityworld Futures Medan – Praktik Nominee Dibidik! OJK Bongkar Struktur Kepemilikan Saham | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempercepat reformasi integritas pasar modal dengan membidik praktik nominee yang dinilai dapat mengaburkan struktur kepemilikan saham di Bursa. Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan penguatan transparansi hingga ke tingkat Ultimate Beneficial Owner (UBO) menjadi salah satu dari delapan rencana aksi reformasi pasar modal. Menurutnya, struktur kepemilikan saham akan didorong lebih terbuka sampai kepada pengendali akhir.
Langkah ini juga dibarengi dengan penguatan pengawasan terhadap hubungan afiliasi dan pihak pengendali untuk mencegah praktik nominee yang tersembunyi. “Penguatan transparansi UBO ini untuk mendorong keterbukaan struktur kepemilikan hingga pengendali sebenarnya, disertai pengawasan terkait afiliasi atau hubungan pengendali untuk cegah praktik nominee yang tersembunyi,” ujar Friderica dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026). OJK juga akan meningkatkan granularitas data investor.
Apa manfaatnya?
Klasifikasi investor yang sebelumnya hanya sembilan kategori akan diperluas menjadi 25 kategori. Bahkan, investor dengan kepemilikan di atas 1% akan dipublikasikan melalui KSEI. Langkah ini diyakini dapat memperjelas komposisi kepemilikan saham di pasar sekaligus meningkatkan transparansi bagi investor publik.
Tak hanya soal struktur kepemilikan, regulator juga menaikkan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%. Untuk emiten eksisting, kebijakan ini akan dilakukan secara transisi terukur. Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat likuiditas sekaligus mengurangi konsentrasi kepemilikan yang terlalu sempit.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | IHSG Anjlok 1,37%, Saham Konglo Tumbang Tertekan Aksi Jual
- → Breaking: IHSG Dalam Tekanan, Dibuka Turun 0,59% | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung di Atas 5 Persen
