Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | IHSG Anjlok 1,37%, Saham Konglo Tumbang Tertekan Aksi Jual. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan hari ini, Selasa (24/2/2026). Setelah melaju kencang kemarin, indeks terkoreksi hingga 115 poin atau ambruk 1,37% ke level 8.280,83 pada penutupan perdagangan sesi kedua. Sebanyak 153 saham naik, 567 turun, dan 99 tidak bergerak.
Nilai transaksi jelang pembukaan mencapai Rp 29,51 triliun, melibatkan 60,75 miliar saham dalam 3,41 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun ke bawah level Rp 15.000 triliun.
Kenapa ini penting?
Seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling kecil dicatatkan oleh sektor finansial. Sementara itu sektor konsumer non primer, properti, enrgi dan barang baku mencatatkan pelemahan paling dalam hari ini. Saham-saham emiten grup konglomerasi ramai-ramai melemah dan menjadi pemberat kinerja IHSG hari ini.
Emiten tambang tembaga Grup Salim & Keluarga Panigoro, Amman Mineral Internasional (AMMN), hari ini tumbang 4,49% ke Rp 7.450 per saham dengan kontribusi pelemahan 10,62 poin. Kemudian ada emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), yang terkoreksi 2,96% ke Rp 84.425 per saham dengan sumbangsih pelemahan 9,11 indeks poin. Kemudian ada duo emiten Grup Bakrie, BUMI dan BRMS, serta emiten Grup Barito Prajogo Pangestu, BRPT dan BREN, yang ikut menjadi pemberat kinerja IHSG.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Ini Saat IHSG Koreksi
- → Equityworld EWF Medan | IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek
- → Equityworld EWF Medan | Jangan Sampai Boncos di 2026, Ini Investasi Cuan di Tahun Kuda Api
