Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Equityworld EWF Medan | Amarah Trump Membakar Asia: Rupiah-Yen Ambruk, Cuma China Adem Ayem. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang negara-negara Asia bergerak dalam zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (24/2/2026). Ditengah meningkatnya ketidakpastian mengenai tarif resiprokal AS. Merujuk data Refinitiv, pada pukul 09.15 WIB dari sebelas mata uang Asia, hanya dua yang berhasil mengalami penguatan dan sisanya justru tertekan dari greenback.
Yuan China menjadi yang paling perkasa pagi ini dengan kenaikan 0,15% dan berada di level CNY 6,89/US$. Mengikuti jejak yuan, rupee India turut menguat Tapi tipus 0,02% ke posisi INR 90,993/US$. Di luar dua mata uang tersebut, mayoritas besar mata uang Asia justru tertekan.Pelemahan terdalam dialami baht Thailand yang turun 0,32% ke level THB 31,06/US$. Dong Vietnam menyusul dengan terdepresiasi 0,30% ke level VND 26.159/US$. // Yen Jepang juga melemah 0,21% ke level JPY 154,95/US$. Pelemahan ini terjadi setelah media Jepang melaporkan bahwa otoritas Amerika Serikat disebut tengah melakukan pemeriksaan terhadap kenaikan nilai tukar yen pada bulan lalu, yang bertujuan menopang pergerakan yen.
Tekanan juga terjadi pada mata uang Garuda. Rupiah pada perdagangan pagi ini terpantau berada di zona merah dengan pelemahan 0,18% atau terdepresiasi ke level Rp16.815/US$. Setelah di perdagangan sebelumnya mampu menguat tajam.
Bagaimana cara kerjanya?
Pelemahan juga diikuti mata uang negara tetangga, ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,18% ke level MYR 3,89/US$. Adapun, mata uang Filipina yakni Peso melemah 0,17% ke level PHP 57,66/US$, sementara won Korea turun 0,13% ke level KRW 1445,9/US$.
Dolar Taiwan ikut melemah 0,11% ke level TWD 31,46/US$ dan dolar Singapura turun 0,06% ke level SGD 1,26/US$. Penguatan dolar AS menjadi salah satu pemicu utama tekanan pada mata uang negara-negara Asia.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Proyek Sampah Jadi Listrik, Deretan Emiten Alat Berat Ini Dapat Berkah
- → Equityworld EWF Medan | IHSG Cepat Balik Arah, Purbaya: Investor Percaya Sama Kita
- → Equityworld EWF Medan | Ini Penjelasan Emiten Hapsoro (BUVA) Soal Rights Issue 50 Miliar Saham
