Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Equityworld EWF Medan | Kemenkeu, BI, OJK, LPS dan Danantara Blak-Blakan Soal Nasib Ekonomi RI. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah ketidakpastian geopolitik, ekonomi, teknologi, perubahan demografi, dan kondisi lingkungan, CNBC Indonesia menggelar acara CNBC Economic Outlook 2026: Consolidating Growth, Accelerating the Transformation, yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, pada Selasa (10/2/2026) untuk mengetahui lebih lanjut terkait kondisi dan proyeksi ekonomi nasional di tahun ini. Dalam acara ini CNBC Indonesia menghadirkan tokoh-tokoh ekonomi penting yaitu, pemangku kebijakan, pelaku industri, dan investor untuk mengulas strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat transformasi struktural di tengah dinamika global, disrupsi teknologi, dan agenda keberlanjutan. Dibahas pula mengenai isu terbaru dari pasar modal, ekonomi global, hingga moneter. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 sebesar 5,11% dinilai positif, namun masih berada di bawah potensi pertumbuhan jangka menengah nasional.
Secara global, ekonomi China pada Q4 tumbuh sekitar 4,5%, sementara Indonesia berada di kisaran 5,4%. Hal ini menunjukkan posisi ekonomi yang relatif kuat dan menjadi momentum untuk terus didorong.
Indeks kepercayaan konsumen tercatat naik signifikan, mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian domestik dan daya beli yang membaik. Pertumbuhan ekonomi berdampak positif terhadap pasar kerja, dengan penambahan tenaga kerja sebesar 1,37 juta orang dalam satu kuartal, sekaligus membantu upaya pengentasan kemiskinan.
Kenapa ini penting?
Pemerintah memastikan defisit fiskal tetap terkendali di bawah 3% terhadap PDB, menjaga kredibilitas dan stabilitas fiskal. pemerintah akan memperbaiki penerimaan negara yang masih bocor, salah satunya dengan meningkatkan sistem pengawasan, menindak praktik under-invoicing dan memperkuat kepatuhan wajib pajak tanpa menaikkan tarif pajak. Untuk menjaga pertumbuhan di atas 5%, porsi investasi dalam PDB harus ditingkatkan. Pertumbuhan kredit perbankan juga perlu didorong lebih tinggi.
Direct investment, baik dari dalam negeri maupun asing, harus diperkuat. Pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya bergantung pada konsumsi. Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Rupiah sempat tertekan walau DXY melemah karena ketidakpastian global, tensi geopolitik, dan ekspektasi suku bunga The Fed yang masih tinggi. Volatilitas global mendorong investor beralih ke aset aman seperti emas, sehingga menekan mata uang emerging markets termasuk rupiah. BI menilai volatilitas merupakan bagian dari dinamika global yang tinggi dan terjadi hampir di semua mata uang.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Ramai-Ramai Asing Borong Saham Konglo, Siapa Paling Diburu?
- → Warga RI Doyan Makan, Ekonomi Jalan Tapi Ancaman Ini Mengintai
- → Proyek Sampah Jadi Listrik, Deretan Emiten Alat Berat Ini Dapat Berkah
