Equityworld Futures Medan – Menyoroti Equityworld EWF Medan | Ramai-Ramai Asing Borong Saham Konglo, Siapa Paling Diburu? yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiga hari terakhir menghijau, saham konglomerat pun sudah mulai diakumulasi asing. IHSG pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (11/2/2026) mengakhiri posisi di 8,290.97. Dalam sehari menguat 1,96%, mengakumulasi tren kenaikan selama tiga hari beruntun. // Nilai transaksi kemarin tergolong ramai atau mencapai Rp 29,80 triliun, melibatkan 62,06 miliar saham dalam 3,40 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkerek naik menjadi Rp 15.094 triliun. Mengutip Refinitiv, nyaris seluruh sektor berada di zona hijau.
Infrastruktur memimpin dengan kenaikan 4,37%. Lalu diikuti energi 3,85%, barang baku 3,81%, dan konsumer non-primer 3,79%. Sementara itu saham konglomerat kembali menjadi penggerak utama. Tiga dari empat teratas saham yang mengerek IHSG adalah emiten milik Prajogo Pangestu yakni Barito Pacific (BRPT) dengan bobot 14,34 indeks poin, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) 11,46 indeks poin, dan Barito Renewables Energy (BREN) 11,1 indeks poin.
Dibalik akumulasi saham konglomerat yang ramai lagi, ternyata tak lepas dari pengaruh dana asing, meskipun di pasar reguler kemarin mencatatkan net sell kisaran Rp300 miliar. Namun, yang menarik asing malah kembali memborong saham-saham konglomerat.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Prabowo Ungkap Laba BUMN Naik 4 Kali Lipat Dalam Setahun
- → Equityworld EWF Medan | Purbaya Bakal Gelontorkan Insentif! Saham Kapal Dapat Durian Runtuh
- → Perang Cadangan Emas Dimulai: China Borong, Filipina Obral
