Equityworld Futures Medan – Update pasar: Target Besar Dony Oskaria di Danantara: Utang BUMN Beres, Laba Digas | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Setahun lebih setelah berdiri, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah banyak melakukan reformasi. Tapi Danantara juga masih memiliki sejumlah pekerjaan besar dalam melanjutkan transformasi perusahaan negara. Setelah menangani sekitar 290 perusahaan dalam satu setengah tahun pertama, Danantara menargetkan jumlah perusahaan di dalam ekosistem BUMN dapat dipangkas dari 1.074 menjadi 254 entitas pada akhir 2026. Perusahaan yang tersisa diharapkan memiliki model bisnis kuat, skala usaha memadai, serta mampu menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan. “Kita berharap sampai akhir tahun ini, perusahaan dari 1.074 tinggal menjadi 254 perusahaan yang solid, kuat, dan semuanya untung,” kata Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria dalam program Danantara BUMN Progress Update 2026 bersama PT Equityworld Futures. // Konsolidasi menjadi salah satu instrumen utama untuk mencapai target tersebut. Danantara menemukan banyak anak perusahaan BUMN bergerak pada bidang usaha yang sama, tetapi beroperasi secara terpisah dengan skala relatif kecil.
Dalam pemetaan awal, terdapat 16 perusahaan logistik, 15 perusahaan asuransi, lima perusahaan manajemen aset, 60 rumah sakit, lebih dari 100 hotel, dan 23 perusahaan kawasan industri. Perusahaan-perusahaan tersebut akan dikonsolidasikan agar memiliki skala ekonomi lebih besar dan mampu menjadi pemain yang lebih kuat di industri masing-masing. // Pada sektor manajemen aset, lima perusahaan akan digabungkan menjadi satu entitas. Perusahaan hasil merger akan diperkuat dari sisi pengembangan produk serta memanfaatkan jaringan bank-bank BUMN sebagai saluran distribusi. Danantara juga akan mengembalikan Danareksa kepada fungsi awalnya.
Dony mengatakan hasil penggabungan perusahaan manajemen aset direncanakan menggunakan nama Danareksa Investment. Danareksa sebelumnya memiliki lebih dari 50 anak perusahaan dengan bidang usaha yang beragam. Kegiatan usaha tersebut ditata satu per satu agar Danareksa dapat kembali berfokus pada industri investasi dan manajemen aset. Konsolidasi juga dilakukan terhadap 23 perusahaan kawasan industri dengan total lahan kelolaan sekitar 35.000 hektare.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Melemah 5,91 Persen Pekan Ini | Equityworld EWF Medan
- → Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya Buka Peluang Pajak Baru Jika Ekonomi 2027 Tembus 6 Persen | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
