0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Bos BEI Ungkap 8 Anggota Bursa Belum Ikut Uji Coba Saham Rp1 | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih ada delapan anggota bursa (AB) yang belum berpartisipasi dalam uji coba perubahan batas harga minimum saham dari Rp 50 menjadi Rp 1 per saham. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan proses uji coba yang sudah berjalan “cukup berhasil”. Pihaknya akan menindaklanjuti para AB yang belum berpartisipasi. “Secara umum cukup berhasil.

Ada sekitar 8 anggota Bursa yang belum berpartisipasi. Itu akan kami follow up dalam uji coba berikutnya,” kaat Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat, (28/8/2026). BEI, kata dia, akan menyesuaikan pelaksanaan uji coba dengan kesiapan seluruh AB.

Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh AB telah siap sebelum kebijakan tersebut diimplementasikan secara penuh. “Kita akan sesuaikan dengan kesiapan dari seluruh anggota Bursa. Karena kita akan memastikan seluruh anggota Bursa siap sebelum kita melakukan live. Kalau perpanjangan waktu perdagangan itu adalah kajian lain.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak terkait dengan harga minimum,” ujar Jeffrey. Seperti diberitakan sebelumnya, BEI akan menghapus batasan harga minimum Rp 50 per saham. Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya bursa untuk memberikan akses likuiditas yang lebih baik sekaligus meningkatkan proses pembentukan harga atau price discovery di pasar modal Indonesia. “Untuk memberikan akses likuiditas dan price discovery yang lebih baik, kami akan menghapus batasan harga minimum Rp 50,” kata Jeffrey kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

Ia menyampaikan bahwa penghapusan batas harga minimum tersebut tengah dipersiapkan dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pelaku pasar. BEI masih melakukan pembahasan dan meminta masukan dari para pelaku industri seperti Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) dan Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII).

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *