0 0
Read Time:2 Minute, 18 Second

Equityworld Futures Medan – Calon Gubernur BI Tegaskan Inflasi Tak Cuma Tanggung Jawab BI Saja | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan pengendalian inflasi tidak sepenuhnya berada di tangan BI. Hal ini ditegaskannya dalam paparannya, Destry juga menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR RI, Rabu (26/8/2026). Menurutnya, inflasi inti (core inflation) yang dipengaruhi sisi permintaan memang menjadi wilayah utama kebijakan moneter.

Tapi komponen inflasi lain seperti harga pangan dan administered prices membutuhkan keterlibatan pemerintah. Destry menjelaskan inflasi inti berkontribusi sekitar 65% terhadap inflasi keseluruhan. Sementara inflasi pangan menyumbang sekitar 19%. jika harga pangan tidak terkendali, tekanan terhadap inflasi nasional akan tetap besar meskipun BI menjalankan kebijakan moneter yang ketat. “Inflasi sudah pasti tidak bisa ditangani BI sendiri karena demand side karena core inflation 65% dari head inflation,” katanya.

Bagaimana cara kerjanya?

Selain faktor pangan, inflasi juga dipengaruhi administered prices seperti harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut Destry, kenaikan harga BBM biasanya memberikan dampak terhadap inflasi selama satu hingga dua bulan sebelum kembali menyesuaikan. “Satu komponen administered price mempengaruhi kontribusi 16% ada beberapa kali base effect. kalau ada kenaikan BBM head inflation naik 1-2 bulan dan akan adjust. Kalau bisa maintain demand side.

Inflasi sudah pasti tidak bisa BI sendiri,” tegasnya.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *