0 0
Read Time:2 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Saham Bank Mandiri, BRI dan BNI Melesat Kencang di Agustus | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Saham-saham perbankan, terutama Himbara, besar mulai kembali menunjukkan taringnya pada Agustus 2026. Kinerja saham bank bahkan sudah terlihat menggeliat sejak Juli 2026. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Mandiri (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) yang sebelumnya tertekan cukup dalam mulai bangkit, seiring investor kembali memburu saham bank.

Penguatan tersebut ditopang banyak faktor mulai dari valuasi yang sudah murah, kembalinya investor asing, likuiditas domestik dan meredanya ketidakpastian suku bunga, serta rupiah yang makin stabil.
// Merujuk Refinitiv, saham BBRI sepanjang bulan (1-24 Agustus 2026) ini sudah melesat 4,61%. Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya di mana saham BRI juga terbang 11,36% pada Juli 2026. // Saham BNI pada sepanjang bulan ini sudah melonjak 4,25%, memperpanjang tren positif di Juli yang melonjak 11,71%.
// Sementara itu, saham Bank Mandiri sepanjang bulan ini sudah menguat 0,24% sementara pada Juli melonjak 8,83%.
// Salah satu sinyal paling kuat datang dari pergerakan dana asing. Sepanjang Agustus 2026, investor asing di bursa saham Indonesia mencatat net buy sebesar Rp 996,85 miliar sementara di Juli mencapai Rp 1,61 triliun, Arus dana tersebut menjadi sinyal bahwa investor asing mulai kembali melirik bursa saham Indonesia, terutama saham-saham bank setelah sebelumnya melakukan aksi jual dalam jumlah besar.
// Sepanjang Agustus ini, BBRI mencatat net buy sekitar Rp 1,4 triliun (all market) sementara BNI net buy sebesar Rp 177 miliar.

Tapi Bank Mandiri masih net sell sebesar Rp 731 miliar. Faktor berikutnya adalah valuasi. Saham bank besar sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam. Dari awal tahun hingga akhir Juni 2026, saham Bank Mandiri terkoreksi sekitar 24,5% sementara BBRI turun 25,4%, dan BBNI 27,7%.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *