0 0
Read Time:2 Minute, 34 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Produksi Emas per Negara 2010 vs 2025: China Tetap No.1, RI-AS Susut | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Peta produksi emas dunia mengalami perubahan besar dalam 15 tahun terakhir. Sejumlah negara berhasil meningkatkan produksi secara agresif, sedangkan beberapa pemain lama justru kehilangan posisinya. China masih menguasai peringkat pertama dengan produksi sebanyak 384 ton pada 2025. Angka tersebut meningkat dari 351 ton pada 2010, berdasarkan data World Gold Council per Desember 2025 yang dihimpun Visual Capitalist.

Rusia menjadi negara dengan produksi terbesar kedua setelah menghasilkan 345 ton emas. Produksinya melonjak 70% dibandingkan 2010 yang mencapai 203 ton. Kenaikan tersebut mengangkat Rusia dari posisi kelima menjadi kedua.

Apa manfaatnya?

Australia menempati posisi ketiga dengan produksi 293 ton. Jika digabungkan, China, Rusia, dan Australia menghasilkan lebih dari 1.000 ton emas sepanjang 2025. Indonesia berada di peringkat ke-10 produsen emas terbesar dunia pada 2025 dengan produksi sebanyak 104 ton.

Posisi ini turun dibandingkan 2010 ketika Indonesia menempati peringkat ketujuh. Produksi emas Indonesia menyusut sebanyak 28 ton atau sekitar 21,2% dalam periode tersebut, dari 132 ton pada 2010 menjadi 104 ton pada 2025. Indonesia masih berada di atas Afrika Selatan yang menghasilkan 99 ton, tetapi tertinggal dari Meksiko dengan 114 ton dan Uzbekistan sebanyak 125 ton. // Kanada mencatat salah satu kenaikan terbesar. Produksinya meningkat lebih dari dua kali lipat dari 102 ton menjadi 213 ton.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *