Equityworld Futures Medan – Mari Tepuk Tangan! Rupiah dan Won Jadi Raja Asia Saat Ringgit Cs Ambruk | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman. Merujuk data Refinitiv pada pukul 09.15 WIB, tujuh dari 10 mata uang Asia terlihat mengalami pelemahan. Hanya rupiah, won Korea Selatan, dan peso Filipina yang mampu menguat.
Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia pagi ini. Mata uang Garuda terapresiasi 0,17% ke posisi Rp17.950/US$, sekaligus melanjutkan penguatan tajam pada perdagangan sebelumnya. Won Korea Selatan menyusul dengan kenaikan 0,15% ke posisi KRW 1.477,2/US$. Peso Filipina juga menguat 0,06% ke PHP 61,583/US$. Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam, yakni 0,20% ke posisi MYR 4,078/US$.
Baht Thailand terkoreksi 0,12% ke THB 33,61/US$. Dolar Taiwan dan dolar Singapura kompak melemah 0,06%, masing-masing ke posisi TWD 32,277/US$ dan SGD 1,2905/US$. Dong Vietnam turun 0,04%, yuan China melemah 0,03% ke CNY 6,774/US$, sedangkan yen Jepang terkoreksi tipis 0,02% ke JPY 162,43/US$.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Loyo ke Level Rp 17.105, Masih Tertekan Eskalasi Perang Timur Tengah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Dibandingkan Dengan 1MDB, Danantara: Risiko BUMN dan Investasi Terpisah | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Naik 0,5% Pagi Ini, Sepertiga Emiten di Zona Hijau | Equityworld EWF Medan
