Equityworld Futures Medan – Menyoroti Asing Net Buy Tipis Rp39,9 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Investor asing membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) tipis pada perdagangan sesi I Jumat (17/7/2026), seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik arah ke zona hijau dan bertahan di level 6.100-an ditopang saham-saham bank jumbo. Pada akhir sesi pertama hari ini, IHSG bertengger di level 6.141,9, naik 33,69 poin atau 0,55% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Sebanyak 321 saham menguat, 286 melemah, dan 358 lainnya stagnan.
Nilai transaksi siang ini mencapai Rp6,93 triliun yang melibatkan 10,59 miliar saham dalam 1,09 juta kali transaksi. Indeks sempat dibuka di zona merah seiring lesunya saham bank jumbo, sebelum berbalik menguat sekitar 30 menit setelah pasar dibuka. Sepanjang sesi I, IHSG bergerak pada rentang 6.079,32-6.153,16.
Mengutip Refinitiv, sektor finansial menjadi satu-satunya penopang IHSG siang ini, sementara sektor lainnya berada di zona merah. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tercatat naik 3,25%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) 3,15%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) 2,57%, dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) 2,41%. Keempat bank tersebut nyaris menyumbang 20 poin terhadap kenaikan indeks. Sebaliknya, PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) masih menjadi pemberat dengan koreksi 3,94% dan membebani IHSG 7,94 poin.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Ambruk 4,7%, Deretan Saham Raksasa Ini Jadi Murah: Saatnya Beli? | Equityworld EWF Medan
- → Investasi IKN Capai Rp72,39 Triliun | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → BI Waspada Ekonomi Global Melambat, Inflasi Dunia Naik ke 4,3 Persen | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
