Equityworld Futures Medan – Update pasar: Purbaya Ungkap Tanda-Tanda Rupiah Perkasa, Dolar AS Bakal Rp17.000? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis nilai tukar rupiah bisa kembali ke level Rp17.000-an per dolar Amerika Serikat. Keyakinan tersebut timbul seiring dengan harga minyak mentah dunia yang mulai turun dari level US$100 per barel saat perang di Timur Tengah berkecamuk. “Perbaikan baru terjadi, harga minyak sempat turun walau naik lagi sedikit saya pikir akan terkendali ke depan,” katanya saat konferensi pers peresmian becak listrik di DI Yogyakarta, Kamis (16/7/2026). Dengan mulai turunnya harga minyak mentah dunia, Purbaya yakin bahwa ekonomi global juga akan turut membaik. Rambatan dampak dari penguatan ekonomi global tersebut bisa membuat investor kembali melirik negara-negara berkembang yang mengalami pertumbuhan ekonomi tinggi seperti Indonesia. “Ekonomi global akan lebih baik dibanding bulan sebelumnya, prospek kita semakin bagus dan kalau prospek bagus, kepastian global meningkat artinya investor-investor global mulai melirik negara yang sedang berkembang atau menciptakan pertumbuhan tinggi seperti Indonesia,” tutur Purbaya. “Jadi kalau (ekonomi) global meningkat, akan stabil, mereka akan masuk ga lama lagi. Keyakinan Purbaya bahwa rupiah bisa berada di level Rp17.000-an per dolar didukung oleh proyeksi terbaru lembaga pemeringkat S&P Global yang mengatakan Mata Uang Garuda rata-rata mencapai Rp17.700/1US$ pada 2026.
Untuk diketahui, merujuk data Refinitiv, kurs rupiah terhadap dolar AS ditutup terapresiasi 0,44% ke level Rp17.980/US$. Posisi tersebut membuat rupiah berhasil keluar dari level psikologis Rp18.000/US$. Level ini juga menjadi posisi terkuat rupiah dalam sepekan terakhir.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Antam Turun Rp 50 Ribu per Gram Hari Ini | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Kembali Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.640 | Equityworld EWF Medan
- → PNBP SDA Rp 53,6 Triliun, Efek Kenaikan Harga Emas dan Tembaga | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
