0 0
Read Time:2 Minute, 43 Second

Equityworld Futures Medan – Video: Inflasi AS Melandai, Rupiah – IHSG Bisa Melanjutkan Penguatan? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures- Di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS, The Fed muncul kabar positif dari data inflasi konsumen (Consumer Price Index/CPI) AS pada Juni 2026 turun ke 3,5% (yoy) dari sebelumnya sebesar 4,2%. FX Analyst PT Equityworld Futures, Elvan Chandra Widyatama memandang perkembangan data inflasi AS yang turun seiring dengan terkoreksinya Harga minyak global menjadi sentimen yang diharapkan dapat meredam pengetatan kebijakan moneter The Fed. Meski demikian, potensi kenaikan Harga minyak seiring dengan Kembali panasnya Timur Tengah masih terus diwaspadai karena bisa berefek ke suku bunga AS yang belum mencapai target 2%.

Dari sisi nilai tukar, Rupiah bergerak cukup positif pada perdagangan Rabu (15/07/2026) di level Rp 18.000 per Dolar AS, Tapi sejumlah sentimen masih harus diwaspadai karena dapat menekan posisi mata uang Garuda. Sentimen apa saja yang menjadi perhatian pasar keuangan?

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan FX Analyst PT Equityworld Futures, Elvan Chandra Widyatama dalam Power Lunch, CNBC (Kamis, 15/07/2026) PT Equityworld Futures menghadirkan CNBC Investment Forum 2026 untuk membahas peluang dan tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) dalam memperkuat sektor keuangan sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *