0 0
Read Time:2 Minute, 50 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Waspada! China dan Singapura Kembali Borong Emas Berton-ton | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar emas global menjalani semester pertama 2026 dengan gejolak yang tidak biasa. Harga emas sempat menembus US$5.500 per troy ons pada Januari sebelum anjlok ke bawah US$4.000 per troy ons pada akhir Juni. Meski turun sekitar 7% sepanjang tahun ini, harga emas masih menjadi salah satu aset dengan kinerja terbaik dalam setahun terakhir. Melansir dari World Gold Council (WGC) harga emas saat ini masih sejalan dengan ekspektasi ekonomi global, yakni pertumbuhan moderat, inflasi yang mulai mendingin, dan ruang kenaikan suku bunga bank sentral yang semakin terbatas.

Dalam kondisi tersebut, harga emas diperkirakan bergerak dalam rentang relatif sempit. Tapi risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi masih dapat memicu lonjakan baru.

Emas juga memiliki penopang lain yakni pembelian bank sentral yang masih tinggi. Data WGC menunjukkan bank-bank sentral kembali memborong emas pada Mei 2026 dengan laju yang semakin kencang. Berdasarkan data terbaru, cadangan emas resmi global naik bersih (neto) 41 ton sepanjang bulan itu.

Apa manfaatnya?

Pembelian kembali terkonsentrasi pada sejumlah bank sentral yang memang sudah lama menjadi pemain utama di pasar emas. Sebagian besar pembelian emas pada Mei 2026 didorong oleh Polandia yang menambah 18 ton, serta China yang membeli 10 ton. Sementara itu, Uzbekistan dan Kazakhstan juga melanjutkan tren pembelian emas bersih setiap bulan.

Singapura kembali masuk dalam daftar pembeli dengan mencatat pembelian bersih 4 ton, menjadi pembelian bulanan bersih pertamanya sejak September 2025. Di sisi lain, negara yang mencatat penjualan emas bersih selama Mei 2026 adalah Turki yang melepas 3 ton dan Rusia sebanyak 6 ton. Secara kumulatif sejak awal tahun (year-to-date), penjualan bersih Turki telah mencapai 81 ton, sedangkan Rusia 34 ton.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *