0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Penyebab Laba Pelindo Melambung 61,9% di Semester I-2026 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat lonjakan laba bersih pada semester I-2026. Pertumbuhan pendapatan dari layanan kepelabuhanan yang diiringi efisiensi operasional menjadi faktor utama yang mengerek profitabilitas perusahaan. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, Pelindo membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 61,9%  secara tahunan (yoy) menjadi Rp2,42 triliun dari Rp1,49 triliun.

Hal itu seiring dengan pendapatan usaha Pelindo yang tumbuh 11,3% secara tahunan menjadi Rp18,51 triliun, sementara laba usaha melonjak 32,4% menjadi Rp4,51 triliun dari Rp3,41 triliun pada semester I-2025. Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari bisnis inti kepelabuhanan. Pendapatan terminal peti kemas naik menjadi Rp7,74 triliun dari Rp6,69 triliun setahun sebelumnya. Pendapatan pelayanan kapal juga meningkat menjadi Rp3,54 triliun, disusul pelayanan barang sebesar Rp2,52 triliun dan pengusahaan tanah, bangunan, listrik, serta air mencapai Rp2,76 triliun.

Apa manfaatnya?

Di sisi lain, bisnis logistik tumbuh sekitar 25% menjadi Rp513,2 miliar, sedangkan pendapatan pengusahaan alat melonjak sekitar 57% menjadi Rp380 miliar. Adapun pertumbuhan pendapatan tersebut tidak diikuti kenaikan beban operasional dengan laju yang sama. Beban operasi hanya naik sekitar 5,1% menjadi Rp13,62 triliun.

Bahkan sejumlah pos beban justru mengalami penurunan, seperti beban sumber daya pihak ketiga yang turun menjadi Rp3,68 triliun dari Rp4,11 triliun serta beban penyusutan dan amortisasi yang menyusut menjadi Rp1,60 triliun dari Rp1,88 triliun. beban keuangan juga turun menjadi Rp1,32 triliun dari Rp1,57 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Di saat bersamaan, bagian laba dari entitas asosiasi meningkat menjadi Rp376,24 miliar dari Rp215,95 miliar. Kedua faktor tersebut turut memperkuat pertumbuhan laba bersih Pelindo.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *