Equityworld Futures Medan – Beda Nasib Mata Uang Asia: Rupiah Paling Sengsara, Yuan – Yen Tertawa | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Rupiah menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam dan kembali menembus level psikologis Rp18.000/US$. Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia, enam diantaranya terpantau berada di dalam tekanan dari dolar AS, tiga mata uang menguat, dan satu mata uang stagnan.
Rupiah menjadi yang paling tertekan pada perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda melemah 0,47% ke posisi Rp18.075/US$. Posisi tersebut membuat rupiah kembali berada di atas level psikologis Rp18.000/US$. Tekanan juga terlihat pada baht Thailand yang melemah 0,12% ke posisi THB 33,48/US$, disusul peso Filipina yang turun 0,08% ke PHP 61,547/US$.
Dolar Taiwan turut terkoreksi 0,07% ke posisi TWD 32,057/US$. Sementara itu, won Korea Selatan dan ringgit Malaysia sama-sama melemah tipis 0,02%, masing-masing ke posisi KRW 1.505/US$ dan MYR 4,075/US$. Di sisi lain, yuan China dan dolar Singapura menjadi mata uang dengan penguatan paling besar di Asia pada pagi ini. Keduanya sama-sama naik 0,09% terhadap dolar AS.
Apa manfaatnya?
Yuan berada di posisi CNY 6,796/US$, sementara dolar Singapura berada di SGD 1,292/US$. Yen Jepang juga mampu menguat 0,08% ke posisi JPY 162,46/US$. Adapun dong Vietnam bergerak stagnan di posisi VND 26.294/US$. //
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 100,977. Meski turun tipis, posisi DXY masih bertahan di area tinggi, yakni dekat level 101.
Pergerakan mata uang Asia pagi ini dipengaruhi oleh hasil risalah rapat Federal Open Market Committee/FOMC The Fed.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → PT Equityworld Futures Semarang –Perak Tembus $77, Sinyal Negosiasi Iran Redakan Tekanan Inflasi | Equityworld EWF Medan
- → Asing Kompak Lego 10 Saham Ini Sebelum Libur Panjang Pekan Lalu | Equityworld EWF Medan
- → Lengkap! Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini | Equityworld EWF Medan
