0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Taspen Raup Laba Rp 1,04 Triliun di 2025 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – PT Taspen (Persero) mencatatkan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp1,044 triliun pada 2025, atau turun dibandingkan Rp1,242 triliun pada 2024. Pendapatan perusahaan berasal dari iuran dan premi sebesar Rp7,736 triliun, hasil investasi Rp9,872 triliun, serta pendapatan lain sebesar Rp1,863 triliun. Adapun capaian laba 2025 tersebut setara dengan 123,84% dari target yang ditetapkan. Sementara itu, laba dari pengelolaan program Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) mencapai Rp1,04 triliun pada 2025, atau lebih rendah dibandingkan laba 2024 yang sebesar Rp1,24 triliun.

Rasio klaim untuk program THT berada di level 264% pada 2025, naik dibandingkan 256% pada 2024. Untuk program JKK, rasio klaim meningkat menjadi 28% dari sebelumnya 20% pada 2024 dan 21% pada 2023. Adapun rasio klaim JKM terus menurun menjadi 64% pada 2025 dibandingkan 69% pada 2024 dan 84% pada 2023. “Artinya dari 100 rupiah premi yang masuk ke Taspen, kita bayar keluar 264. Jadi ada… ini nih, ada kalau bahasa orang Betawinya tuh bocos gitu lho.

Tapi gimana caranya untuk menambal itu?

Apa manfaatnya?

Itu menambalnya adalah pakai hasil investasi,” kata Direktur Utama Taspen Rony Hanityo Aprianto di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (8/7/2026). Imbal hasil investasi (yield on investment/YOI) juga menunjukkan tren positif sejak tahun 2023 tercatat sebesar 7,29%, meningkat menjadi 7,66% pada 2024 dan kembali naik menjadi 8,21% pada 2025. Dari sisi pengelolaan program THT, JKK, dan JKM, total aset Taspen meningkat menjadi Rp156,79 triliun pada 2025, dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp149,55 triliun Selama periode tersebut, aset tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 2,91%.

Pada pengelolaan Dana Akumulasi Iuran Pensiun (AIP), kinerja juga tumbuh signifikan. Nilai aset meningka Rp250,68 triliun pada 2024 menjadi Rp286,24 triliun pada 2025. Pertumbuhan aset AIP tersebut mencatatkan CAGR sebesar 11,49%.

Imbal hasil investasi AIP juga mengalami peningkatan dari 7,28% pada 2024 menjadi 7,38% pada 2025.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *