Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 18.014 per dolar AS | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
NILAI tukar rupiah di pasar spot domestik ditutup melemah 34 poin ke level Rp 18.014 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia ditutup di level Rp 18.005 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah salah satunya dipengaruhi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semester I 2026 yang mengalami defisit sebesar Rp 196,5 triliun atau setara 0,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Secara tahunan, defisit tersebut sebenarnya lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 0,84 persen terhadap PDB.
“Tapi sejumlah ekonom menilai posisi ini sudah menjadi sinyal peringatan dini atas meningkatnya tekanan terhadap APBN, terutama jika dilihat dari dinamika yang berkembang di awal tahun,” kata Ibrahim dalam keterangan tertulis pada Rabu, 8 Juli 2026.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BRI Bareng Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali Lewat Akad Massal KUR 1.000 UMKM | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Anjlok, 6 Faktor Ini Bikin Investor Buntung | Equityworld EWF Medan
- → Pastikan Emas Anda Asli! Cek di Raja Emas Indonesia dengan Teknologi XRF | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
