0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – Mata Uang Asia Rontok: Rupiah, Yen – Ringgit Hancur, Cuma Won Selamat | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (8/7/2026). Tekanan kembali datang dari penguatan dolar AS di pasar global, seiring memanasnya lagi tensi geopolitik di Timur Tengah. Merujuk data Refinitiv per pukul 09.18 WIB, sebanyak sembilan mata uang Asia terpantau melemah terhadap dolar AS, sementara hanya satu mata uang yang mampu menguat.

Rupiah ikut masuk zona merah. Mata uang Garuda melemah 0,11% ke posisi Rp17.990/US$. Posisi ini membuat rupiah kembali berada sangat dekat dengan level psikologis Rp18.000/US$. Tekanan paling dalam pagi ini dialami ringgit Malaysia dan peso Filipina.

Kenapa ini penting?

Keduanya sama-sama melemah 0,22% terhadap dolar AS. Ringgit berada di posisi MYR 4,076/US$, sementara peso Filipina berada di PHP 61,552/US$. Yen Jepang juga tertekan cukup dalam setelah melemah 0,19% ke posisi JPY 162,42/US$. Yuan China terkoreksi 0,13% ke CNY 6,802/US$, disusul baht Thailand yang melemah 0,12% ke THB 33,36/US$.

Dolar Singapura turun 0,08% ke posisi SGD 1,293/US$, dolar Taiwan melemah 0,06% ke TWD 32,13/US$, sementara dong Vietnam terkoreksi tipis 0,04% ke VND 26.300/US$. Di tengah tekanan hampir seluruh mata uang Asia, won Korea Selatan menjadi satu-satunya yang mampu menguat. Won naik tipis 0,03% ke posisi KRW 1.513,2/US$. // Pelemahan mata uang Asia bukan tanpa alasan. Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau menguat 0,13% ke posisi 101,151 pada pagi ini. Penguatan dolar AS terjadi setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *