Equityworld Futures Medan – Harga Emas Jatuh 3 Hari Beruntun, Bakal di Level Berapa di Akhir 2026? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Rabu (8/7/2026) setelah harga minyak melonjak dan kekhawatiran terhadap inflasi meningkat. Kekhawatiran menguat menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah berakhir.
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (8/7/2026) ditutup di posisi US$ 4076,32 per troy ons atau melemah 0,72%. Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan ambruk 2,4% dalam tiga hari beruntun. Pada hari ini, Kamis (9/7/2026) pukul 07.07 WIB, harga emas menguat 0,03% ke US$ 4078,72 per troy ons.
// Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan pelemahan emas dipicu meningkatnya eskalasi konflik antara AS dan Iran. “Faktor utama pergerakan hari ini adalah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Dengan peluang gencatan senjata yang semakin kecil, hampir seluruh aset berisiko mengalami tekanan, termasuk emas,” ujar Meger, dikutip dari Reuters. Ketegangan kembali meningkat setelah Iran mengklaim menyerang pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait sebagai balasan atas serangan Washington terhadap sejumlah target Iran menyusul insiden penyerangan kapal tanker di Selat Hormuz.
Situasi tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 5%. Lonjakan harga energi berpotensi memicu inflasi yang lebih tinggi dan mendorong bank sentral mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga. Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, logam mulia ini cenderung kurang diminati ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.
Bagaimana cara kerjanya?
Di sisi lain, risalah rapat Federal Reserve pada 16-17 Juni menunjukkan kekhawatiran pejabat bank sentral AS terhadap inflasi semakin meningkat. Sejumlah anggota bahkan menilai terdapat alasan untuk segera menaikkan suku bunga.
Ekspektasi pasar pun bergeser. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang The Fed menaikkan suku bunga pada September naik menjadi sekitar 69%, dari 62% sehari sebelumnya.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Efektifkah Pengetatan Transaksi Valas Tahan Pelemahan Rupiah | Equityworld EWF Medan
- → EMAS Absen Bagi Dividen dan Rombak Pengurus | Equityworld EWF Medan
- → BEI Buka Akses Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen | Equityworld EWF Medan
