0 0
Read Time:2 Minute, 27 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: BNI (BBNI) Setop Buyback, Udah Borong 77,85 Juta Saham | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mengumumkan telah rampung melakukan pembelian kembali alias buyback saham. Aksi buyback saham maksimal Rp905,48 miliar itu mendapatkan izin pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar 9 Maret 2026 lalu.

Melalui keterbukaan informasi, BNI menyampaikan telah menghentikan buyback setelah memborong kembali sebanyak 77.856.100 saham. Penghentian buyback tersebut memperhatikan kondisi makro ekonomi, kondisi market, dan kebutuhan pelaksanaan pengalihan saham. Dengan memperhatikan tujuan pengalihan saham hasil buyback yang telah disetujui oleh RUPST, saham BBNI hasil buyback yang disimpan sebagai saham treasuri (treasury stock) akan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. “Penghentian dan penyelesaian transaksi Pembelian Kembali Saham (Buyback) tidak memengaruhi kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan, mengingat kondisi permodalan dan likuiditas Perseroan yang tetap kuat pasca pelaksanaan buyback,” kata Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (7/7/2026).

Ia melanjutkan, Perseroan mash memiliki rasio kecukupan modal (CAR) yang berada di level yang sehat serta arus kas operasional yang memadai untuk mendukung seluruh rencana bisnis dan pengembangan usaha ke depan. “Pelaksanaan buyback juga merupakan upaya Perseroan untuk memberikan dukungan terhadap stabilitas perdagangan saham di tengah dinamika kondisi pasar, tanpa memengaruhi kondisi fundamental maupun kemampuan Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya,” tutur Okki.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *