Equityworld Futures Medan – Update pasar: Sempat Rp18.000/US$ di Semester I-2026, Rupiah Masih Terancam | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Setengah tahun ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan. Puncaknya, kurs rupiah menembus level Rp 18.000 per dolar AS pada awal Juni 2026. Mengutip data kurs referensi resmi yang diterbitkan Bank Indonesia (BI), yakni Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah menembus level psikologis baru itu pada Kamis, 4 Juni 2026, sebesar Rp 18.039 per dolar AS.
Setelahnya, tekanan memburuk hingga ke level Rp 18.171 per dolar AS pada 8 Juni 2026, sebelum akhirnya turun tipis menjadi Rp 18.141 per dolar AS pada 9 Juni 2026, dan berlanjut ke level Rp 17.971 per dolar AS. Hingga akhir Juni 2026, rupiah betah bertengger di level atas Rp 17.800 per dolar AS, tepatnya Rp 17.899 pada 30 Juni 2026, sebelum akhirnya memburuk ke level Rp 17.961 per dolar AS pada 1 Juli 2026.
Bagaimana cara kerjanya?
Bila ditarik ke belakang, sejak awal tahun ini kurs rupiah masih mampu bertahan dari tekanan dolar AS di kisaran atas Rp 16.700 per dolar AS. Pada 2 Januari 2026 misalnya, masih bertahan di Rp 16.725 per dolar AS sebelum akhirnya bergerak ke Rp 16.801 per dolar AS pada 8 Januari 2026. Kondisi ini membuat rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang semester I-2026 saat berhadapan dengan dolar AS.
Berdasarkan catatan tim riset PT Equityworld Futures, rupiah menduduki peringkat ke-8 dari 10 besar mata uang dunia yang paling lemah terhadap dolar AS selama periode Januari-Juni 2026. Depresiasinya sebesar 7,23% secara point to point pada paruh pertama tahun ini. Mata uang Indonesia itu hanya sedikit lebih baik dari Shilling Tanzania yang terdepresiasi 6,97%, dan Hryvnia 5,84%.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Hore! Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Melonjak Rp 16.000 | Equityworld EWF Medan
- → Cek! Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini 1 Juli 2026 dan Buybacknya | Equityworld EWF Medan
