0 0
Read Time:2 Minute, 53 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Ditutup Melemah 0,22%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.985 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah kembali merasakan tekanan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (6/7/2026). Pelemahan terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS. Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,22% ke level Rp17.985/US$.

Sejak awal perdagangan, rupiah sudah berada di zona merah. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,12% ke level Rp17.970/US$.

Bagaimana cara kerjanya?

Tekanan kemudian berlanjut hingga rupiah sempat menembus level psikologis Rp18.000/US$ pada perdagangan intraday. Meski demikian, rupiah berhasil memangkas pelemahan menjelang akhir perdagangan dan ditutup tipis di bawah level tersebut. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,17% ke level 101,030. // Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan rupiah sepanjang perdagangan hari ini. Greenback bergerak menguat setelah sebelumnya sempat tertekan oleh meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Koreksi dolar AS pada pekan lalu terjadi setelah data nonfarm payrolls AS lebih lemah dari perkiraan, serta pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang menyebut risiko inflasi telah mereda. Tapi pasar masih memperkirakan The Fed berpeluang menaikkan suku bunga hingga akhir tahun ini. Kondisi tersebut membuat dolar AS kembali mendapatkan dukungan pada perdagangan awal pekan. Perhatian investor kini tertuju pada risalah pertemuan The Fed yang akan dirilis pada Rabu (8/7/2026) waktu AS. Dokumen tersebut akan dicermati untuk melihat arah kebijakan moneter AS ke depan.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap rupiah masih perlu dicermati, terutama setelah neraca perdagangan Indonesia kembali defisit setelah enam tahun bertahan surplus.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *